Senin, 19 Februari 2018

Puisi rindu

Ratapan malam minggu
Oleh : Uw senjapekat

Sudah kuduga selalu sama.
Hingga larut kucoba menapis angan.
Ternyata malam ini seperti malam yang lain.
Sudah lewat berminggu-minggu.

Hingga rindu ini seolah berteriak menyeruak.
Hingga kesunyian ini meraup ratap.
Wajah kalut berduka dalam tangis.
Hingga sembab membengkah merah pasih.

Aku hargai inginmu.
Namun inginku dekap aku pada malam ini.
Meski tak harus pergi.
Cukup malam ini saja agar aku tak merasa sepi.

Tangerang, 19 februari 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Puisi patah. Hati

Peti hati  Oleh : Uw senjapekat Aku tak tau harus memulai darimana. Sebuah ungkapan yang entah sejak kapan hadir. Hati ini begitu pen...